Rabu, 28 April 2010

Pembacaan Skala Ukur Instrumen

Pembacaan Skala Ukur Instrumen
Kata Kunci: Penunjuk berangka, Penunjuk berskala, skala utama
Ditulis oleh Suparni Setyowati Rahayu pada 06-08-2009
Penunjuk atau pencatat adalah bagian dari alat ukur melalui mana harga dari hasil suatu pengukuran ditunjukkan atau dicatat.Hampir semua alat ukur, kecuali beberapa alat ukur standar dan alat ukur batas, mempunyai bagian penunjuk yang dapat kita kategorikan menjadi 2 macam, yaitu:
1. Penunjuk berskala, dan
2. Penunjuk berangka (digital)
Penunjuk Berskala
Skala adalah susunan garis yang beraturan dengan jarak antara dua garis yang berdekatan dibuat tetap dan mempunyai arti tertentu.Jarak antara dua garis dari skala alat ukur geometris dapat berarti bagian dari meter atau bagian dari derajat. Secara visual pembacaan dilakukan dengan pertolongan garis indeks atau jarum penunjuk yang bergerak relatif terhadap skala. Posisi dari garis indeks atau jarum penunjuk pada skala menyatakan suatu harga (hasil sudut pengukuran), lihat Gambar 3.1.

Skala Nonius (Vernier Scale)
Tidak selalu garis indeks tepat segaris dengan garis skala,akan tetapi sering garis indeks ini terletak di antara dua garis skala sehingga timbul kesulitan di dalam menentukan harganya. Oleh karena itu untuk menaikkan kecermatan pembacaan maka garis indeks sering diganti dengan suatu susunan garis yang disebut dengan skala nonius yang mana sesuai dengan cara pembuatannya dikenal dua macam skala nonius, skala nonius satu dimensi dan skala nonius dua dimensi.
Prinsip dari skala nonius satu dimensi mungkin dapat kita jelaskan sebagaimana Gambar 3.1. Skala alat ukur dalam hal ini kita sebut sebagai skala utama sedang skala yang terletak di bawahnya disebut skala nonius. Misalkan jarak antara dua garis skala utama adalah u.

Minggu, 25 April 2010

Funny Myspace CommentsKucing ini sedang mengamati kegiatan seekor tikus yang sedang belajar tari bingkai. Perhatikan kucing itu dalam mengamati seekor tikus, ia nampak sungguh-sungguh; matanya tidak berkedip, dan telinganya yang goyang-goyang sebagai tanda kesungguhan yang tinggi

ANALISIS DATA KUALITATIF

ANALISIS DATA KUALITATIF

Pengenalan Analisis Kualitatif

Analisis kualitatif adalah aktivitas intensive yang memerlukan pengertian yang mendalam, kecerdikan, kreativitas, kepekaan konseptual, dan pekerjaan berat. Analisa kualitatif tidak berproses dalam suatu pertunjukan linier dan lebih sulit dan kompleks dibanding analisis kuantitatif sebab tidak diformulasi dan distandardisasi.

Analisis Kualitatif: Pertimbangan-pertimbangan Umum

Tujuan dari analisis data, dengan mengabaikan jenis data yang dimiliki dan mengabaikan tradisi yang sudah dipakai pada koleksinya, apakah untuk menentukan beberapa pesanan dalam jumlah besar informasi sehingga data dapat disintesis, ditafsirkan, dan dikomunikasikan. Walaupun tujuan utama dari kedua data kualitatif dan kuantitatif adalah untuk mengorganisir, menyediakan struktur, dan memperoleh arti dari data riset. Satu perbedaan penting adalah, di dalam studi-studi kualitatif, pengumpulan data dan analisis data pada umumnya terjadi secara serempak, pencarian konsep-konsep dan tema-tema penting mulai dari pengumpulan data dimulai.

Tugas analisis data adalah selalu hebat, tetapi itu yang terutama sekali menantang untuk peneliti kualitatif, tiga pertimbangan utama, yaitu:

1. Tidak ada aturan-aturan sistematis untuk meneliti dan penyajian data kualitatif. Ketiadaan prosedur analitik sistematis, menjadi sulit bagi peneliti untuk menyajikan kesimpulan.

2. Aspek analisis kualitatif yang kedua yang menantang adalah jumlah besar pekerjaan. Analis kualitatif harus mengorganisir dan bisa dipertimbangkan dari halaman dan bahan-bahan naratif. Halaman itu harus dibaca ulang dan kemudian diorganisir, mengintegrasikan, dan menafsirkan.

3. Tantangan akhir adalah pengurangan data untuk tujuan-tujuan pelaporan. Hasil-hasil utama dari riset kuantitatif dapat diringkas. Jika satu data kualitatif dikompres terlalu banyak, inti dari integritas bahan-bahan naratif sepanjang tahap analisa menjadi hilang. Sebagai konsekuensi, adalah kadang sukar untuk melakukan satu presentasi hasil riset kualitatif dalam suatu format yang kompatibel dengan pembatasan ruang dalam jurnal professional.

Model-Model Analisa

Crabtree dan Miller (1992) mengamati ada banyak strategi analisis kualitatif. Mereka sudah mengenal empat pola analisa utama yang lebih tepat sasaran, sistematis, dan distandardisasi, dan pada ekstremum lain adalah satu model yang lebih yang intuitif, hubungan, dan interpretive. empat prototypical model-model yang mereka uraikan adalah sebagai berikut:

“Model Quasi-statistical”. Peneliti menggunakan statistik secara khas mulai dengan pertimbangan analisa, dan menggunakan ide-ide untuk memilih jenis data. Pendekatan ini adalah kadang dikenal sebagai analysis peneliti meninjau ulang isi dari data naratif, mencari-cari tema atau kata tertentu yang telah ditetapkan dalam suatu codebook. Hasil pencarian adalah informasi yang dapat digerakkan secara statistik dan disebut Quasi statistik. Sebagai contoh, analis dapat menghitung frekwensi kejadian dari tema-tema spesifik. Model ini adalah serupa dengan pendekatan kwantitatif tradisional sampai melakukan analisa isi.

“Model Analisa Template”. Di model ini, peneliti mengkembangkan analisa cetakan untuk data naratif yang digunakan. Unit-unit template adalah secara khas perilaku-perilaku, kejadian, dan ungkapan ilmu bahasa. Template lebih mengalir dan dapat menyesuaikan diri dibanding suatu codebook di dalam model Quasi statistik. Peneliti dapat mulai dengan template bersifat elementer sebelum mengumpulkan data, template mengalami revisi tetap sebanyak data dikumpulkan. Analisa menghasilkan data. Model jenis ini adalah bisa dipastikan diadopsi oleh peneliti yang biasa meneliti etnografi, etologi, analisa ceramah, dan ethnoscience.

“Model Analisa Editing” . Peneliti menggunakan model editing bertindak sebagai interpreter yang membaca sampai habis data mencari segmen-segmen penuh arti dan unit-unit. Suatu ketika segmen ini dikenali dan ditinjau, interpreter dikembangkan satu rencana pengelompokan dan kode-kode sesuai yang dapat digunakan untuk memilih jenis dan mengorganisir data. Peneliti kemudian mencari-cari struktur dan pola-pola yang menghubungkan kategori-kategori pokok. Pendekatan teori yang khas menyertakan model ini. Peneliti-peneliti yang biasa meneliti fenomenologi, hermeneutics, dan ethnomethodology menggunakan prosedur pola analisa editing.

“Model Immersion/crystallisasi”. Model ini melibatkan pembaptisan total analis di dalam dan cerminan bahan-bahan teks, menghasilkan satu kristalisasi data yang intuitif. Terjemahan yang interpretive dan subjektif dicontohkan dalam laporan kasus pribadi dari semi anekdot dan jumlah sedikit ditemui di dalam literatur riset dibanding tiga model yang lain.

Proses Analisa

Analisa dari data kualitatif secara khas adalah satu proses yang interaktip dan aktif. Peneliti-peneliti kualitatif sering membaca data naratif mereka berulang-ulang dalam mencari arti dan pemahaman-pemahaman lebih dalam. Morse dan Field (1995) mencatat bahwa analisis kualitatif adalah proses tentang pencocokan data bersama-sama, bagaimana membuat yang samar menjadi nyata, menghubungkan akibat dengan sebab. Yang merupakan suatu proses verifikasi dan dugaan, koreksi dan modifikasi, usul dan pertahanan.

Beberapa kaum intelektual memainkan peran dalam analisis kualitatif. Morse dan Field (1995) mengenali empat proses-proses:

1. Memahami

Awal proses analitik, peneliti-peneliti kualitatif berusaha untuk bisa mempertimbangkan data dan belajar mencari ” apa yang terjadi.” Bila pemahaman dicapai, peneliti bisa menyiapkan cara deskripsi peristiwa, dan data baru tidak ditambahkan dalam uraian. Dengan kata lain, pemahaman diselesaikan bila kejenuhan telah dicapai.

2. Sintesis

Sintesis meliputi penyaringan data dan menyatukannya. `Pada langkah ini, peneliti mendapatkan pengertian dari apa yang “khas” mengenai suatu peristiwa dan apa variasi dan cakupannya. Pada akhir proses sintesis, peneliti dapat mulai membuat pernyataan umum tentang peristiwa mengenai peserta studi.

3. Teoritis

Meliputi sistem pemilihan data. Selama proses teori, peneliti mengembangkan penjelasan alternatif dari peristiwa dan kemudian menjaga penjelasan ini sampai menentukan apakah “cocok” dengan data. Proses teoritis dilanjutkan untuk dikembangkan sampai yang terbaik dan penjelasan paling hemat diperoleh.

4. Recontextualisasi

Proses dari recontextualisasi meliputi pengembangan teori lebih lanjut dan aplikabilitas untuk kelompok lain yang diselidiki. Di dalam pemeriksaan terakhir pengembangan teori, adalah teori harus generalisasi dan sesuai konteks.

Manajemen Dan Organisasi Data Kualitatif

Pengembangan skema pengelompokan

Langkah awal analisa data kualitatif penelitian adalah untuk mengorganisir, tanpa beberapa sistem dari organisasi, ada hanya kekacauan. Tugas utama di dalam mengorganisir data kualitatif mengembangkan metoda untuk menggolongkan dan memberi index. Yaitu, peneliti harus mendisain mekanisme untuk memperoleh akses sampai bagian-bagian data, tanpa harus berulang-kali membaca himpunan data keseluruhannya. Tahap ini sangat utama, suatu data harus dikonversi menjadi lebih kecil, lebih dapat dikendalikan, dan lebih banyak manipulatable unit-unit yang dapat dengan mudah didapat kembali dan review. Prosedur secara luas yang digunakan adalah mengembangkan skema pengelompokan dan kemudian mengkode data menurut kategori.

Kode topik digunakan di dalam penelitian Gagliardi’s ( I991) studi pengalaman keluarga tentang penyesuaian diri seorang anak dengan Duchenne kekurangan gizi otot. Ini adalah suatu contoh dari sistem pengelompokan konkrit dan deskriptif. Sebagai contoh, itu mengijinkan coders untuk mengkode hubungan-hubungan spesifik antar anggota-anggota keluarga, dan kejadian yang terjadi di dalam lokasi spesifik.

Dalam mengembangkan satu rencana kategori, konsep-konsep yang terkait sering dikelompokkan bersama-sama untuk memudahkan proses koding.. Sebagai contoh, semua kutipan yang menggambarkan bagaimana keluarga merasakan tentang menyesuaikan diri seorang anak dengan Duchenne kekurangan gizi otot dikelompokan sebagai “Kode perasaan.”

Studi-studi yang dirancang untuk mengembangkan teori lebih mungkin untuk pengembangan abstrak dan kategori konseptual. Dalam merancang kategori konseptual, peneliti harus merinci data ke dalam segmen-segmen, menguji dan membandingkan dengan segmen-segmen lain untuk perbedaan dan persamaan. Untuk menentukan apa tipe fenomena yang dicerminkan dan apa arti dari fenomena tersebut. Peneliti menanyakan pertanyaan tentang kejadian berbeda, peristiwa-peristiwa, atau pemikiran yang ditandai pernyataan, seperti berikut

TEKNIK ANALISIS DATA DALAM PENELITIAN


Proses analisis data dimulai dengan menelah seluruh data yang tersedia dari berbagai sumber, yaitu wawancara, pengamatan, yang sudah ditulis dalam catatan lapangan, dokumen pribadi, dokumen resmi, gambar foto, dan sebagainya. Data tersebut banyak sekali, setelah dibaca, dipelajari, dan ditelah maka langkah berikutnya adalah mengadakan reduksi data yang dilakukan dengan jalan membuat abstraksi. Abstraksi merupakan usaha membuat rangkuman yang inti, proses dan pernyataan-pernyataan yang perlu dijaga sehingga tetap berada di dalamnya. Langkah selanjutnya adalah menyusunya dalam satuan-satuan. Satuan-satuan itu kemudian dikategorisasikan pada langkah berikutnya. Kategori-kategori itu dilakukan sambil membuat koding. Tahap akhir dari analisis data ialah mengadakan pemeriksaan keabsahan data.. setelah selesai tahap ini, mulailah kini tahap penafsiran data dalam mengolah hasil sementaramenjadi teori substantif dengan menggunakan beberapa metode tertentu.

Sehubungan dengan uraian tentang proses analisia dan penafsiran data di atas, maka dapat dijelaskan pokok-pokok persoalan sebagai berikut: Konsep dasar analisis data, Pemerosotan satuan, kategorisasi termasuk pemeriksahan keabsahan data, kemudian diakhiri dengan penafsiran data.

B. Konsep Dasar Analisi Data.

Menurut Patton, 1980 (dalam Lexy J. Moleong 2002: 103) menjelaskan bahwa analisis data adalah proses mengatur urutan data, mengorganisasikanya ke dalam suatu pola, kategori, dan satuan uraian dasar. Sedangkan menurut Taylor, (1975: 79) mendefinisikan analisis data sebagai proses yang merinci usaha secara formal untuk menemukan tema dan merumuskan hipotesis (ide) seperti yang disarankan dan sebagai usaha untuk memberikan bantuan dan tema pada hipotesis. Jika dikaji, pada dasarnya definisi pertama lebih menitikberatkan pengorganisasian data sedangkan yang ke dua lebih menekankan maksud dan tujuan analisis data. Dengan demikian definisi tersebut dapat disintesiskan menjadi: Analisis data proses mengorganisasikan dan mengurutkan data ke dalam pola, kategori dan satuan uraian dasar sehingga dapat ditemukan tema dan dapat dirumuskan hipotesis kerja seperti yang didasarkan oleh data.

Dari uraian tersebut di atas dapatlah kita menarik garis bawah analisis data bermaksud pertama- tama mengorganisasikanm data. Data yang terkumpul banyak sekali dan terdiri dari catatan lapangan dan komentar peneliti, gambar, foto, dokumen, berupa laporan, biografi, artikel, dan sebagainya. Pekerjaan analisis data dalam hal ini ialah mengatur, mengurutkan, mengelompokkan, memberikan kode, dan mengategorikannya. Pengorganisasian dan pengelolaan data tersebut bertujuan menemukan tema dan hipotesis kerja yang akhirnya diangkat menjadi teori substantif.

Akirnya perlu dikemukakan bahwa analisis data itu dilakukan dalam suatu proses. Proses berarti pelaksanaannya sudah mulai dilakukan sejak pengumpulan data dilakukan dan dikerjakjan secara intensif, yaitu sudah meninggalkan lapangan. Pekerjaan menganalisis data memerlukan usaha pemusatan perhatian dan pengerahan tenaga, pikiran peneliti. Selain menganalisis data. Peneliti juga perlu dan masih perlu mendalami kepustakaan guna mengkonfirmasikan teori atau untuk menjastifikasikan adanya teori baru yang barangkali ditemukan.

C. Pemrosesan Satuan

Uraian tentang pemerosotan satuan ini terdiri dari tipelogi satuan dan penyususnan satuan.

1. Tipelogi satuan.

Satuan atau unit adalah satuan suatu latar sosial. Pada dasarnya satuan ini merupakan alat untuk menghaluskan pencatatan data. Menurut Lofland dan Lofland, (!984) (dalam lexy 2002: 190), satuan kehidupan sosial merupakan kebulatan di mana seseorang mengajukan pertanyaan. Linciln dan Guba (1985: 344) menamakan satuan itu sebagai satuan informasi yang berfungsi untuk menentukan atau mendefinisikan kategori.

Sehubungan dengan itu, Patton, (1987: 306-310) membedakan dua jenis tipe satuan yaitu (1) tipe asli dan (2) tipe hasil konstruk analisis. Patton menyatakan bahwa tipe asli inilah yang menggunakan prespektif emik dan antropologi. Hal ini didasarkan atas asumsi bahwa prilaku sosial dan kebudayaan hendaknya dipelajari dari segi pandangan dari dalam dan definisi prilaku manusia. Jadi, konseptualisasi satuan hendaknya ditemukan dengan menganalisis proses kognitif orang-orang yang diteliti, bukan dari segi entnosentrisme peneliti. Pendekatan ini menuntut adanya analisis kategori verbal yang digunakan oleh subjek untuk merinci kompleksitas kenyataan ke dalam bagian-bagian. Patton, menyatakn bahwa secara fundamental maksud penggunaan bahasa itu penting untuk memberikan ”nama” sehingga membedakan dengan yang lain dengan ”nama” yang lain pula. Setelah ”label” tersebut ditemukan dari apa yang dikatakan oleh subjek, tahap berikutnya ialah berusaha menemukan ciri atau karakteristik yang membedakan sesuatu dengan sesuatu yang lain.Untuk itu, tipelogi asli ini merupakan kunci bagi peneliti untuk memberikan nama sesuai dengan apa yang sedang dipikirkan, dirasakan, dan dihayati oleh para subjek dan dihendaki oleh latar peneliti.

  1. Penyusunan satuan

Lincoln dan Guba (1985: 345) mengatakan bahwa langka pertama dalam pemerosotan satuan ialah analisis hendaknya membaca dan mempelajari secara teliti seluruh jenis data yang sudah terkumpul. Setelah itu, usahakan agar satuan-satuan itu diidentifikasi. Peneliti memasukan ke dalam kartu indeks. Penyusunan satuan dan pemasukan ke dalam kartu indeks hendaknya dapat dipahami oleh orang lain. Pada tahap ini analisis hendaknya jangan dulu membuang satuan yang ada walaupun mungkin dianggap tidak relevan.

  1. Kategorisasi

Kategorisasi dalam uraian ini terdiri atas (1) funsi dan prinsip kategorisasi dan (2) langka-langkah kategorisasi yang diuraikan sebagai berikut.

1. Funsi dan prinsip kategorisasi

Kategorisasi berarti penyusunan kategori. Kategori tidak lain adalah salah satu tumpukan dari seperangkat tumpukan yang disusun atas dasar pikiran,intuisi, pendapat, atau kriteria tertentu.Selanjutnya Linclon dan Guba menguraikan kategorisasi adalah (1) mengelompokkan kartu-kartu yang telah dibuat kedalam bagian-bagian isi yang secara jelas berkaitan, (2) merumuskan aturan yang menguraikan kawasan kategori dan yang akhirnya dapat digunakan untuk menetapkan inklusi setiap kartu pada kategori dan juga sebagai dasar untuk pemeriksaan keabsahan data, dan (3) menjaga agar setiap kategori yang telah disusun satu dengan yang lain megikuti prinsip taat asas.

2. Langkah-langkah kategorisasi

Metode yang digunakan dalam kategorisasi didasarkan atas metode analisis komparatif yang langkah-langkahnya dijabarkan atas sepuluh langka, yang mana langkah yang terakhir adalah analisis harus menelah sekali lagi seluruh kategori agar jangan sampai ada yang terlupakan. Setelah selesai di analisis, sebelum menafsirkan penulis wajib mengadakan pemeriksaan terhadap keapsahan datanya, pemeriksaan itu dapat dilakukan dengan menggunakan teknik pemeriksaan keabsahan data.

E. Keabsahan data

Untuk menghindari kesalahan atau kekeliruan data yang telah terkumpul,perlu dilakukan pengecekan keabsahan data. Pengecekan keabsahan data didasarkan pada kriteria deraja kepercayaan (crebility) dengan teknik trianggulasi,ketekunan pengamatan, pengecekan teman sejawat (Moleong, 2004).

Triangulasi merupakan teknik pengecekan keabsahan data yang didasarkan pada sesuatu di luar data untuk keperluan mengecek atau sebagai pembanding terhadap data yang telah ada (Moleong,200). Trigulasi yang digunakan adalah trigulasi dengan sumber, yaitu membandingkan data hasil obserfasi, hasil pekerjaan siswa dan hasil wawancara terhadap subjek yang ditekankan pada penerapan metode bantuan alat pada efektif membaca .

Ketekunan pengamatan dilakukan dengan teknik melakukan pengamatan yang diteliti, rinci dan terus menerus selama proses pembelajaran berlangsung yang diikuti dengan kegiatan wawancara secara intensif terhadap subjek agar data yang dihasilkan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Pengecekan teman sejawat/kolega dilakukan dalam bentuk diskusi mengenai proses dan hasil penelitian dengan harapan untuk memperoleh masukan baik dari segi metodelogi maupun pelaksanaan tindakan

Beberapa Pengertian Dasar Tentang Proses Perancangan Sabtu, 03 Maret 2007

Beberapa Pengertian Dasar Tentang Proses Perancangan
Sabtu, 03 Maret 2007

Bahan ini saya dapatkan dari Prof Saswinadi Sasmodjo (TK), banyak hal semacam ini yang dapat terus dikembangkan untuk memperdalam dan mempertajam kajian kajian yang telah dilakukan senior senior kita. Beberapa pokok pokok pikiran juga perlu diperdalam kembali.

Beberapa Pengertian Dasar Tentang Proses Perancangan

1.1 Fenomena atau masalah atau gejala adalah segala suatu yang dapat kita lihat , alami atau rasakan.

Suatu kejadian adalah suatu fenomena, Suatu benda merupakan suatu fenomena , karena merupakan sesuatu yang dapat kita lihat , adanya suatu benda juga menciptakan keadaaan ataupun perasaan, yang tercipta dengan adanya benda tersebut.

Istilah masalah yang dijadikan padanan dari istilah fenomena harus dibedakan dari persoalan. Masalah mempunyai pengertian netral , sedangkan persoalann mengandung pengertian memihak. Suatu persoalan juga merupakan suatu masalah atau gejala dan karena juga merupakan suatu fenomena. Persoalan merupakansuatu fenomena yang kehadirannya tak dikehendaki . Penyelesaiannya terhadapap suatu persoalan pada hakekatnya adalah suatu usaha dan tindakan untuk meniadakan persoalan tersebut.

1.2 Struktur suatu fenomena

Yang dimaksud dengan struktur suatu fenomena adalah unsur unsur pembentuk fenomena dan hunbungan saling pengaruh (atau pola keterkaitan) yang ada diantara unsur unsur pembentuk fenomena tersebut. Yang penting untuk diingat adalah suatu fenomena terdiri dari unsur unsur fenomena tersebut dan pola keterkaitannya.

1.3 Sistem

Yang dimaksud dengan sistem adalah fenomena yang telah diketahui strukturnya

1.4 Fungsi fungsi suatu sistem

Yang dimaksud dengan fungsi fungsi suatu sisten adalah kemampuan kemampuan yang dimiliki oleh sistem tersebut dan memungkinkan sistem melaksanakan berbagai operasi, sehingga sistem tersebut dapat berperan di lingkungan dimana sistem berada

1.5 Analisis

Melakukan analisis berarti melakukan kajian untuk mengenali struktur suatu fenomena. Analisis dilaksanakan dengan melakukan telaah terhadap fenomena secara keseluruhan, maupun terhadap bagian bagian yang membentuk fenomena tersebut serta hubungan keterkaitan diantra unsur unsur pembentuk fenomena secara keseluruhan, maupun terhadap bagian bagian yang membentuk fenomena tersebut serta hubungan keterkaitan diantara unsur unsur pembentuk fenomena tersebut.

Pengetahuan tentang struktur suatu sistem yang diperoleh dengan melakukan analisis terhadapap fenomena sistem tersebut, memungkinkan dikenalinya fungsi-fungsi yang dapat ditegakkan oleh sistem, serta kelakuan dan dinamika sistem tersebut.

Dikenalinya fungsi fungsi yang dapat ditegakkan sistem memungkinkan seseorang untuk menggagaskan kemungkinan-kemungkinan kemanfaatan sistem, maupun langsung memanfaatkan sistem tersebut.

Di dalam ilmu teknik dan berteknologi, analisis lazimnya terkait dengan persoalan yang dapat diungkakan dengan pertanyaan pertanyaan berikut :

“Bagaimana dapat memanfaatkan struktur dan fungsi -fungsi yang dimiliki sistem itu”

dan/ atau pertanyaan berikut :

Bagaimana cara mempengaruhi kelakukan sistem tersebut, sehingga dapat dioperasikan dengan pola laku tertentu yang dikendaki “

yang berart mempertanyakan bagaimana cara mengendalikan sistem.

1.6 Simulasi

Simulasi adalah suatu kajian untuk mengenali kelakuan suatusistem melalui modelnya. Kiranya jelas bahwa pelaksanaan simulasi selalu memerlukan model dari sistemnya. Pemahaman kelakuan proses melalui modelnya dengan cara simulasi memungkinkan terhindarinya upaya yang terlalu banyak memerlukan sumber daya dan dana.

1.7 Sintesis

Sintesis merupakan aktivitas dan alur pemikiran di dalam memadukan konsepsi-konsepsi dan obyek-obyek fisik beragam tetapi mempunyai kompabilitas, menjadi suatu kesatuan, sehingga membentuk suatu sistem.

Di dalam ilmu teknik dan berteknologi, persoalan sintesis dapat diungkapkan dalam bentuk pertanyaan berikut :

“ Bagaimana cara membuat suatu “artifact” (obyek buatan) atau suatu tatanan kerja yang mempunyai fungsi dan pola laku serta ciri tertentu dari sistem sistem yang ada atau telah tersedia “

atau

“Bagaimana struktur struktur yang ada/ tersedia dapat dirakit ataupun ditata kembali untuk

mendapatkan struktur lain yang dapat menghasilkan fungsi fungsi dan ciri-laku tertentu yang

dikendaki ? “

1.8 Merancang

Merancang merupakan suatu aktivitas untuk :

a. mendefinisikan bagaimana struktur dari sitem yang ingin diciptakan ,dan

b. merumuskan bagimana cara membentuk struktur tersebut.

Catatan :

(1) kegiatan merancang merupakan kegiatan yang bertujuan menciptakan sesuatu

(2) proses pemikiran dan kegiatan kegiatan dalam merancang memerlukan pendekatan yang lebih bersifat sintesis ,walaupun di dalam merancang diperlukan juga aktivitas analisis ;

a. kegiatan yang bersifat sintesa dalam merancang tertuju kepada upaya untuk meyusun struktur yang perlu dibentuk (tentunya dari struktur - struktur yang ada)

b. setelah tersusun yang dikehendaki, tindakan berikutnya adalah merumuskan cara tentang bagaimana struktur tersebut harus dibentuk , dan sejajar dengan itu melakukan pengujian apakah struktur yang dihasilan memenuhi tujuan perancangannya.

(3) merancang dalam ilmu teknik harus berpedoman pada norma norma :

a) sistem yang diciptakan harus dapat dibentuk dan dioperasikan secara effisien,baik terhadap penggunaan sumber - sumber fisik ,waktu dan dana;

b) sistem yang diciptakan tidak menimbulkan disrupsi yang menggoncang tatalingkungan , maupun membahayakan lingkungan tersebut, fisik maupun sosial

(4) merancang dilakukan dalam upaya untuk menanggapi/memenuhi suatu kebutuhan yang timbul karena adanya suatu keinginan ;

(5) kegiatan analisis juga diperlukan setelah wujud rancangan terbentuk , untuk mengevaluasi dan menguji apakah sistem yang terancang tersebut dapat merealisasikan fungsi fungsi yang diinginkan tertegakkan, sesuai dengan tujuan dirancangnya sistem, serta menguji apakah persyaratan- persyaratan yang harus dipenuhi sistemnya terpenuhi.

a) pemahaman terhadap kebutuhan yang terkandung di dalam suatu keinginan;

b) memahami dan mendefinisikan secara spesifik apa kebutuhan tersebut;

c) mencari pilihan cara untuk memenuhi kebutuhan tersebut;

d) memilih cara terbaik untuk memenuhi kebutuhan

e) merumuskan fungsi fungsi yang perlu ditegakkan untuk mewujukan cara pemenuhan kebutuhan

(6) kegiatan analisis juga diperlukan setelah wujud rancangan terbentuk, untuk mengevaluasi dan menguji apakah sistem yang terancang tersebut dapat merealisasikan fungsi fungsi yang diinginkan tertegakkan, sesuai dengan tujuan dirancangnya sistem, serta menguji apakah persyaratan persyaratan yang harus dipenuhi sistemnya terpenuhi.

Poros Maros-Bone Rawan Longsor

Poros Maros-Bone Rawan Longsor

MAROS– Jalan penghubung antara Kabupaten Maros dan Kabupaten Bone terindikasi rawan longsor. Hal ini terlihat banyaknya pengendara yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas (lakalantas), yang terjungkal masuk ke dalam jurang,lantaran banyaknya tepi jalan di poros Maros-Bone rawan longsor.

Hal ini terjadi di jalan poros Maros- Bone di Dusun Pattunuang,Desa Samangki, Kecamatan Simbang. Kondisi jalan tersebut sangat berpotensi menimbulkan lakalantas, utamanya kendaraan truk yang melintasi jalan tersebut. Kondisi aspal terlihat retak dan menjalar ke badan jalan.Retaknya aspal ini hingga kedalaman sekitar 30 sentimeter. Namun, kondisi yang rawan tersebut masih tetap dibiarkan begitu saja tanpa ada upaya perbaikan dari pemerintah.

Salah satu tokoh masyarakat Desa Samangki,Abd Herman, mengatakan, retaknya sejumlah ruas jalan di poros Maros-Bone disebabkan curah hujan yang cukup tinggi di daerah tersebut.Kendaraan truk yang melintas memiliki berat melebihi kapasitas, juga mengakibatkan dasar jalan bergeser.

“Kerusakan jalan itu perlu lebih cepat diantisipasi sebelum ada korban yang lebih banyak.Apalagi, jalan yang retak itu berada di puncak gunung sehingga kendaraan yang melintas harus berhati-hati,” tandasnya. Selain jalan tersebut,sejumlah ruas jalan poros yang berada di wilayah Camba dan Mallawa juga banyak yang berlubang dan belum diperbaiki.

Padahal, jalan poros tersebut sangat padat dilalui kendaraan dari sejumlah daerah. Meski hal ini sudah dilaporkan kepada Pemkab Maros, realisasi pemeliharaan jalan belum juga dilaksanakan. Dari informasi yang didapat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel bertanggung jawab atas hal ini. Pemerintah setempat terkesan membiarkan jalan tersebut rusak begitu saja.

“Kami berharap pemprov lebih cepat memperbaiki jalan yang sudah banyak memakan korban di poros Maros-Bone,”tuturnya. Anggota DPRD Maros Dapil IV yang meliputi Camba, Mallawa, dan Cenrana, M Arsad, menuturkan, kondisi jalan poros yang mulai memasuki wilayah Simbang hingga Mallawa memang sudah banyak yang rusak. Kerusakan ini terjadi saat memasuki musim hujan.

Namun,saat ini Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sulsel mulai membenahi sejumlah titik jalan yang rusak. Tetapi, untuk jalan poros yang retak hingga ke badan jalan juga sangat perlu diperbaiki sebelum mengakibatkan korban jiwa. Sebab, letak kerusakan jalan berada di atas jalan pendakian dan membelok sehingga kendaraan truk yang melintas, sebagian ban mobilnya masuk ke aspal yang retak.

Hal ini yang mengakibatkan badan jalan sudah tidak rata karena aspal sudah lepas dengan badan jalan lainnya.“Perlu cepat diperbaiki karena keretakan jalan terus bergeser ke badan jalan dan bila dibiarkan begitu saja, keretakan akan sampai ke tepi jalan yang ada di sebelahnya,”papar Arsad. (SI-najmi s limonu

Poros Maros-Bone Rawan Longsor

Poros Maros-Bone Rawan Longsor

MAROS– Jalan penghubung antara Kabupaten Maros dan Kabupaten Bone terindikasi rawan longsor. Hal ini terlihat banyaknya pengendara yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas (lakalantas), yang terjungkal masuk ke dalam jurang,lantaran banyaknya tepi jalan di poros Maros-Bone rawan longsor.

Hal ini terjadi di jalan poros Maros- Bone di Dusun Pattunuang,Desa Samangki, Kecamatan Simbang. Kondisi jalan tersebut sangat berpotensi menimbulkan lakalantas, utamanya kendaraan truk yang melintasi jalan tersebut. Kondisi aspal terlihat retak dan menjalar ke badan jalan.Retaknya aspal ini hingga kedalaman sekitar 30 sentimeter. Namun, kondisi yang rawan tersebut masih tetap dibiarkan begitu saja tanpa ada upaya perbaikan dari pemerintah.

Salah satu tokoh masyarakat Desa Samangki,Abd Herman, mengatakan, retaknya sejumlah ruas jalan di poros Maros-Bone disebabkan curah hujan yang cukup tinggi di daerah tersebut.Kendaraan truk yang melintas memiliki berat melebihi kapasitas, juga mengakibatkan dasar jalan bergeser.

“Kerusakan jalan itu perlu lebih cepat diantisipasi sebelum ada korban yang lebih banyak.Apalagi, jalan yang retak itu berada di puncak gunung sehingga kendaraan yang melintas harus berhati-hati,” tandasnya. Selain jalan tersebut,sejumlah ruas jalan poros yang berada di wilayah Camba dan Mallawa juga banyak yang berlubang dan belum diperbaiki.

Padahal, jalan poros tersebut sangat padat dilalui kendaraan dari sejumlah daerah. Meski hal ini sudah dilaporkan kepada Pemkab Maros, realisasi pemeliharaan jalan belum juga dilaksanakan. Dari informasi yang didapat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel bertanggung jawab atas hal ini. Pemerintah setempat terkesan membiarkan jalan tersebut rusak begitu saja.

“Kami berharap pemprov lebih cepat memperbaiki jalan yang sudah banyak memakan korban di poros Maros-Bone,”tuturnya. Anggota DPRD Maros Dapil IV yang meliputi Camba, Mallawa, dan Cenrana, M Arsad, menuturkan, kondisi jalan poros yang mulai memasuki wilayah Simbang hingga Mallawa memang sudah banyak yang rusak. Kerusakan ini terjadi saat memasuki musim hujan.

Namun,saat ini Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sulsel mulai membenahi sejumlah titik jalan yang rusak. Tetapi, untuk jalan poros yang retak hingga ke badan jalan juga sangat perlu diperbaiki sebelum mengakibatkan korban jiwa. Sebab, letak kerusakan jalan berada di atas jalan pendakian dan membelok sehingga kendaraan truk yang melintas, sebagian ban mobilnya masuk ke aspal yang retak.

Hal ini yang mengakibatkan badan jalan sudah tidak rata karena aspal sudah lepas dengan badan jalan lainnya.“Perlu cepat diperbaiki karena keretakan jalan terus bergeser ke badan jalan dan bila dibiarkan begitu saja, keretakan akan sampai ke tepi jalan yang ada di sebelahnya,”papar Arsad. (SI-najmi s limonu

Rabu, 21 April 2010

MENGENAL ILMU GRAFIS TENTANG EFEK TEKS COREL DRAW

MACAM-MACAM EFEK TEKS COREL DRAW

Ini adalah Tutorial Aplikasi Belajar Corel Draw tentang mengolah sebuah teks, dimodifikasi dengan menggunakan peralatan yang ada dalam Corel draw , diolah sedemikian rupa dan menghasilkan efek cantik. Ikuti dengan cermat setiap langkah demi langkah karena satu langkahpun terlewatkan maka efeknya tidak berhasil.

Belajar Corel Draw merupakan bagian dari ilmu Desain Grafis.

EFEK TEKS SINAR X, ingin lihat tutorialnya klik pada gambar.

sinar x 6

EFEK TEKS DROP SHADOW ingin lihat tutorialnya klik pada gambar.

tutorial corel draw - corel draw dasar -  efek teks drop shadow_corel_text_fonts

EFEK TEKS RETAK ingin lihat tutorialnya klik pada gambar.

tutorial corel draw - corel draw dasar -  efek teks retak_corel_draw_print

EFEK TEKS SLICE / POTONGAN ingin lihat tutorialnya klik pada gambar.

tutorial corel draw - corel draw menengah -  efek teks  slice_corel_draw_pdf

EFEK TEKS BERGARIS lihat tutorialnya, klik pada gambar.

tutorial corel draw - corel draw menengah - efek teks bergaris_corel_art_article

EFEK TEKSTUR PADA TEKS lihat tutorialnya, klik pada gambar.

tutorial corel draw - corel draw menengah - efek tekstur pada teks_corel_online_tools_0001

Dunia grafis akan mengupas lebih jauh tentang Desain Grafis, menyajikan materi Aplikasi belajar Corel Draw, mengungkap trik dan tip belajar Corel Draw, mengenal lebih dalam tentang Dunia Grafis.

Sebagai salah satu Media Belajar secara online dan gratis, kami akan berusaha mengembangkan materi belajar ini sehingga bisa diterima dengan baik.

Kamu juga bisa berkontribusi kepada kami, dengan mengirimkan Tutorial kamu ke alamat Email kami dilengkapi dengan gambar atau sekedar ingin menanyakan sesuatu yang sifatnya personal, setelah itu Tutorial kamu akan Kami publikasikan lengkap dengan Author ( pencipta ).

Tetapi kalau untuk komentar tentang Tutorial ini silahkan Kamu tulis pada formulir komentar. Kami akan berusaha membalas komentar kamu.

MENGENAL ADOBE PHOTOSHOP

Adobe Photoshop merupakan program pengolah poto tercanggih dan paling populer untuk saat ini. Dikembangkan oleh perusahaan software Adobe, Inc. Adobe Photoshop menawarkan berbagai kecanggihan serta kemudahan dalam mengolah poto sehingga banyak dipakai oleh kalangan seperti : desainer grafis, fotografer, periklanan serta profesional lainnya.

SYARAT HARDWARE ADOBE PHOTOSHOP

Agar Program Adobe Photoshop ini dapat berjalan dengan baik, maka sebelum kita melakukan instalasi program, ada beberapa syarat minimal yang harus terpenuhi ( lebih tinggi lebih baik) oleh sistem, yaitu:

  • Processor Intel Pentium III atau IV.
  • Sistem operasi yang digunakan : Windows 2000 dengan service pack 3 atau dengan Windows XP dengan service pack 1 atau 2, Windows Vista.
  • RAM 320 MB atau lebih tinggi lebih baik.
  • Ruangan Harddisk yang tersisa 650 MB.
  • Monitor warna dengan video card 16-bit atau lebih tinggi lebih baik.
  • Resolusi monitor 1024 x 768.
  • CD ROM.

Disini penulis tidak memberikan materi dasar dalam penggunaaan peralatan Photoshop, tapi dijelaskan melalui pelajaran aplikasi yang disajikan dengan detail agar mudah dipahami.

Materi yang disajikan dalam Photoshop adalah :

Semua materi diatas telah disajikan dalam website ini, dibahas dengan lengkap agar mudah untuk dipahami oleh desainer pemula. Tapi masih ada kekurangan-kekurangan sehingga perlu perbaikan agar web ini semakin inovatip. untuk itu saran dan masukkan diperlukan dalam pengembangan website ini melalui BUKU TAMU Anda bisa memberikan masukan.

Mudah-mudahan web ini bisa diterima dengan baik karena pada dasarnya kami memberikan cuma-cuma materi yang disediakan

EFEK DASAR PHOTOSHOP

Disini Saya akan menjelaskanmu tentang penggunaan efek dasar photoshop disajikan dalam materi aplikasi untuk lebih mudah dipahami, cermati setiap langkah demi langkah agar dapat menghasilkan gambar sesuai yang diinginkan. Mungkin disini hanya sebagian kecil dari bermacam-macam efek yang bisa diciptakan, lambat-laun Saya akan menambahkan materi yang lain.

EFEK BLOK/BLOCK EFFECT

Ingin melihat tutorialnya, klik pada gambar.

tutorial photoshop - efek dasar photoshop - block effeck_photoshop_layer_balance

BLUR BACKGROUND

Ingin melihat tutorialnya, klik pada gambar.

tutorial photoshop - efek dasar photoshop - blur background_photoshop_radial_blur

EFEK FOKUS

Ingin melihat tutorialnya, klik pada gambar.

tutorial photoshop - efek dasar photoshop - focus effect_image_photoshop_color

FRAME TEKSTUR

Ingin melihat tutorialnya, klik pada gambar.

tutorial photoshop - efek dasar photoshop - frame texture_frames_photoshop_effects

GLASS BORDER

Ingin melihat tutorialnya, klik pada gambar.

tutorial photoshop - efek dasar photoshop - glass border_border_photoshop_red

Dunia grafis akan mengupas lebih jauh tentang Desain Grafis, menyajikan materi Aplikasi belajar Photoshop, mengungkap trik dan tip belajar Photoshop, mengenal lebih dalam tentang Dunia Grafis.

Sebagai salah satu Media Belajar Photoshop secara online dan gratis, kami akan berusaha mengembangkan materi belajar ini sehingga bisa diterima dengan baik.

Kamu juga bisa berkontribusi kepada kami, dengan mengirimkan Tutorial kamu ke alamat Email kami dilengkapi dengan gambar atau sekedar ingin menanyakan sesuatu yang sifatnya personal, setelah itu Tutorial kamu akan Kami publikasikan lengkap dengan Author ( pencipta )

EFEK TEKS/TUTORIAL PHOTOSHOP

MACAM-MACAM EFEK TEKS PHOTOSHOP

Disini Saya akan menunjukkanmu bagaimana menciptakan sebuah efek
teks yang diolah menggunakan peralatan Photoshop, untuk menciptakan
berbagai macam efek dan menghasilkan efek teks cantik!!!!

EFEK TEKS BATU

Efek teks kamu bisa dihias sedemikian rupa dan menghasilkan gambar dengan texture bermacam-macam seperti efek teks di bawah ini

Ingin melihat Tutorial ini klik pada gambar

xlxdesign_photoshop_textures_lessons

EFEK TEKS SPEED

Ingin melihat Tutorial ini klik pada gambar

efek teks photoshop - efek darah_8

EFEK TEKS DARAH

Ingin melihat Tutorial ini klik pada gambar

efek teks photoshop - efek batu_photoshop_tips

EFEK TEKS METAL

Ingin melihat Tutorial ini klik pada gambar

efek teks photoshop - efek darah_photoshop_text_green

EFEK TEKS METAL TERGORES

Klik pada gambar untuk melihat tutorial ini.

efek teks photoshop - efek metal_photoshop_text_sharp

EFEK GAMBAR DALAM TEKS

Lihat tutorial ini klik pada gambar.

efek teks photoshop - efek metal_photoshop_path

EFEK TEKS ELEKTRIK

Lihat Tutorial, klik pada gambar

tutorial photoshop - effect teks - efek elektrik_8

EFEK TEKS EMAS

Lihat tutorial, silahkan klik pada gambar.

gold 11

EFEK TEKS GLASS

Lihat tutorial, silahkan klik pada gambar.

tutorial photoshop - effect teks - efek glass_11

EFEK TEKS CROME

Lihat tutorial, silahkan klik pada gambar.

tutorial photoshop - effect teks - efek chrome_imagem14_0000

EFEK TEKS 3 DIMENSI

Lihat tutorial, silahkan klik pada gambar.

tutorial photoshop - effect teks - efek 3 dimensi dengan penyinaran_final_0000

EFEK TEKS 3 DIMENSI LAVA

Lihat tutorial, silahkan klik pada gambar.

efek teks photoshop - 3 dimensi lava_f1

EFEK TEKS 3 DIMENSI

Lihat tutorial, silahkan klik pada gambar.

titan 2

Dunia grafis akan mengupas lebih jauh tentang Desain Grafis, menyajikan materi Aplikasi belajar Photoshop, mengungkap trik dan tip belajar Photoshop, mengenal lebih dalam tentang Dunia Grafis.

Sebagai salah satu Media Belajar Photoshop secara online dan gratis, kami akan berusaha mengembangkan materi belajar ini sehingga bisa diterima dengan baik.

Kamu juga bisa berkontribusi kepada kami, dengan mengirimkan Tutorial kamu ke alamat Email kami dilengkapi dengan gambar atau sekedar ingin menanyakan sesuatu yang sifatnya personal, setelah itu Tutorial kamu akan Kami publikasikan lengkap dengan Author ( pencipta )

kelas10_smk-teknik-gambar-bangunan_suparno

Check out this SlideShare Presentation:

Selasa, 20 April 2010

Daftar Jurusan Perguruan Tinggi dan Sekilas Pandang Tentang Jurusan-Jurusan Yang ada di Perguruan Tinggi yang nantinya akan kalian pilih

Ini Daftar Jurusan-Jurusan Yang Akan saya Tampilkan Tentang Sekilas Pandangnya, dan penjelassannya bisa anda lihat di bagian bawah dari daftar ini :

1) Arsitektur
2) Arsitektur Lansekap
3) Ilmu Keperawatan
4) Astronomi
5) Teknik Informatika
6) Manajemen Hutan
7) Oseanografi
8) Perancangan Wilayah & Kota
9) Teknik Elektro
10) Teknik Fisika
11) Teknik Geodesi
12) Teknik Geofisika
13) Teknik Geologi
14) Teknik Industri
15) Teknik Kimia
16) Teknik Lingkungan
17) Teknik Mesin
18) Teknik Metalaurgi
19) Teknik Nuklir
20) Teknik Penerbangan
21) Teknik Pengairan
22) Teknik Perminyakan
23) Teknik Pertambangan
24) Teknik Sipil
25) Teknik Sistem Perkapalan
26) Teknologi Hasil Ternak
27) Teknologi Hasil Hutan
28) Teknologi Hasil Perikanan
29) Teknologi Hasil Pertanian
30) Teknologi Industri Pertanian
31) Teknologi Pangan
32) Teknologi Pendidikan
33) Biokimia
34) Fisika
35) Matematika
36) Biologi
37) Statitika
38) Kimia
39) Farmasi
40) Geofisika
41) Meteorologi
42) Geografi

RINCIAN PENJELASAN TENTANG JURUSAN

Arsitektur

Arsitektur adalah ilmu merancang bangunan yang mengoptimalkan seni yang kreatif imaginative berdasarkan teknologi untuk memberikan pemanfaatan ruang

yang nyaman dan indah bagi aktivitas manusia dan lingkungannya.
Kemampuan penunjang :
• Matematika (Skala & Konsep tiga dimensi)
• Seni dan kemampuan menggambar berskala
Bidang Minat :
• Arsitektur pemukiman & Hunian
• Ilmu & Teknologi Arsitektur
• Struktur Bangunan Terpadu
• Studio perancangan arsitektur
• Teknologi & Perencanaan bangunan
Lapangan kerja :
• Arsitek
• (konsultan perancangan bangunan)
• Pegawai Negeri pada BAPENAS, Dinas PU
• Bank sebagai penilai kelayakan KPR
PTN Sasaran :
unsyiah , usu , unsri , ipb , itb , uns , ui , ugm , ipb , itb , uns , ui , ugm , unlam , untad , unsrat

Arsitektur Lansekap


Arsitektur Lansekap adalah ilmu tentang perancangan arsitektur pertamanan ( PRA ) dan perencanaan arsitektur pertamanan ( PRE ) untuk menghasilkan tata ruang taman yang indah dan terpadu dengan lingkungan untuk daerah rekreasi, hotel, resort, daerah cagar budaya, daerah industry dan agrowisata.
Kemampuan Penunjang :
• Matematika (skala dan konsep tiga dimensi)
• Seni dan kemampuan menggambar berskala
Bidang Minat :
• Manajemen produksi tanaman
• Tanaman obat & karbihidrat non biji
• Tataniaga pertanian
• Teknik perkebunan
Lapangan Kerja :
• Konsultan atau kontraktor pengelolaan lansekap
• Departemen DU
• Departemen pariwisata
PTN Sasaran :
ipb

Ilmu Keperawatan


Ilmu Keperawatan mempelajari tentang hal-hal yang berhubungan dengan tata cara merawat orang sakit dengan benar.
Kemampuan Penunjang :
Kedisiplinan
Sikap empati
Keterampilan berkomunikasi
Bidang Minat :
Ilmu keperawatan
Profesi keperawatan

Lapangan Kerja :

Lulusannya dibutuhkan dirumah sakit dan instansi kesehatan baik sebagai perawat atau manajer, bisa juga sebagai dosen
PTN Sasaran :
unsyiah , usu , unand , unsri , ui , unpad , undip , unair , unibraw , unhas , unej

Astronomi


Astronomi adalah cabang ilmu pengetahuan yang menyelidiki benda dan isi jagad raya. Kurikulum yang dikaji di jurusan ini antara lain, Kosmologi, struktur galaksi dan struktur Bintang. Astronomi erat hubungannya dengan fisika dan matematika, oleh karena itu pendidikan tingkat dasar di jurusan Astronomi terdiri tidak kurang dari 75% pelajaran fisika dan matematika, semakin tinggi kuliahnya, makin kurang komponen tersebut dan ramuannya menjadi terbalik, dalam arti 75% terdiri dari mata kuliah astronomi dan 25% terdiri mata kuliah pilihan (fisika, matematika atau bidang lainnya yang dipandang perlu).
Kemampuan Penunjang :
Untuk menjadi mahasiswa astronomi, diperlukan kemampuan logika dan rasa ingin tahu yang besar karena banyak kegiatan yang berkaitan dengan laboratorium dan observatorium boscha, serta mampu berbahasa inggris karena buku referensi kuliah abnyak menggunakan bahasa inggris sebagai pengantar.

Bidang Minat :

Astronomi plasma
Astronomi relativistic
Atmosfer bintang
Benda kecil dalam tata surya
Benda ganda
Dinamika system antarbintang
Evolusi bintang
Lintasan satelit
Materi antar bintang
Lapangan Kerja :
Planetarium
LAPAN
Angkatan Laut
Dephub
Dephankam
BPPT
Industry satelit
Perkomputasian, dll.
PTN Sasaran :
itb

TEKNIK INFORMATIKA


Teknik Informatika adalah kumpulan disiplin yang mengolah fakta simbolik dengan menggunakan hardware (computer), software (perangkat lunak) dan brainware (pemakai). Kelompok bidang keahlian teknik informatika adalah rekayasa perangkat lunak dan system informasi, grafik dan intelegensia buatan, system jaringan computer terdistribusi, control robotika dan computer aided X.
Kemampuan Penunjang :
• Logika
• Algoritma (berfikir sistematis)
• Memiliki kognitif yang baik
• Menyenangi teknologi informasi
Bidang Minat :
• Informarika teoritis
• Rekayasa perangkat lunak & system informasi
• System terdistribusi (network)
Lapangan Kerja :
• Konsultan rancang bangun system perangkat lunak
• Industry perangkat lunak (software)
• Perusahaan atau instansi pemerintah pada system informasi dan pengolahan data
• Control otomatik
PTN Sasaran :
unib , itb , its

MANAJEMEN HUTAN


Manajemen Hutan mempelajari tentang pengelolaan hutan dalam bentuk : kehutanan social, ekonomi kehutanan, biometrika, pemanfaatan hutan, dan pemanenan hasil hutan.
Kemampuan Penunjang :
• Biologi
Bidang Minat :
• Aspek Sosio-Ekonomi Hutan
• Ekologi, Patologi, & Hama Hutan
• Kajian Lingkungan & Perencanaan Hutan
• Pencegahan Kebakaran Hutan & Pemulihannya
Lapangan Kerja :
• Instansi pemerintah
• Peneliti konsultan
• Dosen
• Wirausaha
• Perkebunan, dll.
PTN Sasaran :
usu , unila , ipb , untan , ugm , unlam , unpar , unmul , unhas , unhalu , unpatti , unipa

OSEANOGRAFI


Oseanografi adalah ilmu yang mempelajari tentang laut dan segalau fenomenanya. Secara umum oseanografi dapat dikelompokkan ke dalam 4 bidang ilmu utama yaitu : Geologi Oseanografi, Fisika Oseanografi, Kimia Oseanografi, dan Biologi Oseanografi.
Kemampuan Penunjang :
• Jurusan ini disyaratkan memiliki kesehatan yang baik, ketahanan dan kekuatan fisik yang cukup, dan tidak cacat jasmani karena banyak kegiatan laboratorium lepas pantai.
Bidang Minat :
• Studi dinamika pasang surut, arus & gelombang laut
• Studi abrasi & Sedimentasi pantai
• Studi penanggulangan Dampak Penyebaran Polutan Laut
• Teknologi pemanfaatan & Pemetaan Sumber daya kelautan
Lapangan Kerja :
• Departemen Kelautan
• Dephub seperti PT Pelni
• TNI Angkatan Laut
• LIPI
• Perusahaan-perusahaan pengeboran minyak lepas seperti Mobil Oil, dll.
PTN Sasaran :
ITB , undip

PERANCANGAN WILAYAH Dan KOTA


Perancangan Wilayah dan Kota ini diajarkan tentang aspek-aspek pengembangan kota dan daerah agar pembangunan kota dan daerah lebih terarah. Kota dan daerah yang dibangun dan dikembangkan tidak berdasarkan keilmuan dari jurusan ini akan menjadi semrawut tidak teratur, dan pengembangan ke depan menjadi buruk. Jurusan ini juga diajarkan perencanaan kebijaksanaan-kebijaksanaan pembangunan, perencanaan perumahan, dan pemukiman, perencanaan tata bangunan dan lingkungan, perencanaan prasarana dan sarana kota, dan perencanaan manajemen kota.
Kemampuan Penunjang :
• Fisika
• Matematika
Bidang Minat :
• Perencanaan pengembangan & pemberdayaan wilayah
• Perencanaan, perancangan, pengembangan sarana prasarana & pemukiman urban, transportasi, pariwisata, & tata kota
Lapangan Kerja :
• Konsultan
• Pemerintahan ((Dinas Tata Kota, Perhubungan, Perindustrian, perumnas,dll)
• dosen
PTN Sasaran :
ITB , Undip , Ugm , ITS , Unibraw

TEKNIK ELEKTRO

Teknik elektro mempelajari pembangkittan energy listrik, pengolahan, transformasi dan penyaluran atau informasi elektrik dalam berbagai bentuknya. Teknik elektro mempunyai spesialisasi antara lain teknik telekomunikasi, teknik elektronika, teknik tenaga / energy listrik (arus kuat), system kendali (control) dan teknik biomedika.
Kemampuan Penunjang :
• Fisika
• Matematika
Bidang Minat :
• Elektronika Biomedik
• Elektronika Energi Listrik (Arus Kuat)
• Elektronika Komputer
• Elektronika control
• Elektronika komunikasi
• Elektronika umum
Lapangan Kerja :
• Industry atau pabrik pengguna energy listrik
• Perusahaan telekomunikasi
• Instansi pemerintah seperti PLN, TELKOM, LEN.
PTN Sasaran :
unsoed , unsyiah , unand , itb , ui , ugm , its , undip , usu , undana , untan , unib , unsri , unibraw , unej , unram , unsrat

TEKNIK FISIKA

Teknik Fisika mempelajari tentang pemanfaatan ilmu fisika untuk kepentingan manusia dan lingkungannya, seperti membuat instumen bangunan, teknologi untuk mengatasi kebisingan, mengatur suhu ruangan, control robotika dan pemanfaatan optik dan laser bagi kesehatan. Ada beberapa kelompok bidang keahlian seperti instrumentasi dan control, fisika bangunan dan akustik, komputasi dan material, optik dan laser.
Kemampuan Penunjang :
• Fisika (optik, gelombang)
• Matematika
• Industri (logam, makanan, batubara, dll.)
Bidang Minat :
• Teknologi fisika lingkungan panas
• Teknologi fisika bangunan
• Teknologi control modern
• Teknologi Akustik, sinyal, dan system
• Termodinamika statistik
Lapangan Kerja :
• BPPT, LAPAN
• ELNUSA, TELKOM, INDOSAT
• Perusahaan swasta
• Pemerintahan (LIPI, BPPT, dll)
PTN Sasaran :
itb , its

TEKNIK GEODESI

Teknik Geodesi meliputi penentuan bentuk fisik permukaan bumi dalam hal perbedaan ketinggian (contour), pengukuran gravitasi yang dapat dimanfaatkan untuk pembuatan peta, penentuan batas wilayah negara, kekuatan gravitasi terhadap satelit yang mengorbit dll.
Kemampuan Penunjang :
• Fisika
• Matematika
• Bahasa inggris
• Aplikasi computer
• Menyukai kerja lapangan
Bidang Minat :
• Foto udara & penginderaan jauh
• System & analisis lingkungan
• System informasi geografis
• System pencintraan alternative
• Survey geodinamika
Lapangan Kerja :
• BAKOSURTANAL
• Dinas Agraria, Dephankam
• BAPENAS, DISPENDA
PTN Sasaran :
itb , ugm , its

Teknik Geofisika

Teknik Geofisika mempelajari rekayasa untuk mengeksplorasi kekayaan bumi berikut lapisan-lapisan bumi bagi kepentingan manusia seperti pencarian bahan tambang, peramalan cuaca dan aktivitas gempa.
Kemampuan Penunjang :
• Fisika
• Kimia
• Matematika
Bidang Minat :
• Eksplorasi & penyelidikan geofisika
• Teknik geofisika lingkungan
• Teknik instrumentasi geofisika
• Teknik pemrosesan, pemodelan, & Penafsiran data geofisika
• Teknologi komputasi geofisika
Lapangan Kerja :
• Direktorat Vulkanologi
• Perusahaan minyak (CALTEX, UNION OIL, MOBIL OIL)
• Perusahaan gas alam (LING ARUN)
PTN Sasaran :
itb

TEKNIK GEOLOGI

Teknik Geologi mempelajari tentang proses pembentukan material bumi (physical geology) dan sejarah pembentukan bumi (hystorical geologi). Teknologi yang dihasilkan untuk menentukan kandungan bahan tambang, pemantauan aktivitas gunung berapi, antisipasi gempa dan tsunami, penentuan daerah rawan longsor dan sifat permukaan bumi untuk rekomendasi pembangunan anjungan, pelabuhan dan jalan raya.
Kemampuan Penunjang :
• Fisika
• Kimia
• Pengetahuan sejarah peristiwa alam
• Menukai kerja lapangan
Bidang Minat :
• Geohidrologi, geokomputasi
• Geoteknik, stratigrafi
• Geologi dinamik
• Geologi lingkungan
• Paleontology
• Petrologi & geologi ekonomi
• Sedimenter & sumber daya energy
Lapangan Kerja :
• Perusahaan tambang (Freeport, PT Tambang)
• Departemen Pertambangan dan Energi
• Direktorat Vulkanologi
PTN Sasaran :
itb , ugm , unhas

TEKNIK INDUSTRI

Teknik Industri mempelajari cara pengaturan fasilitas produksi (karyawan, bahan mentah, mesin, pemasaran, keuangan) untuk meningkatkan kinerja system dalam hal produktifitas, efisiensi, simulasi, optimasi, dan ergonomi.
Kemampuan Penunjang :
• Matematika
• Manajemen
• Kepemimpinan
• Logika
• Imajinatif
• Menyukai hal yang baru dan tantangan
Bidang Minat :
• Manajemen industri / pabrik
• Manajemen keuangan industri / pabrik
• Pengelolaan tenaga kerja
• Teori industri & teknologi mesin
Lapangan Kerja :
• Konsultan pada perusahaan yang berhubungan dengan system produksi, perancangan system kerja dan ergonomic, perencanaan dan optimasi system industry, dan manajemen
• Departemen perindustrian, departemen pertambangan dan energi
PTN Sasaran :
usu , unand , itb , ui , untirta , unimal , undip , uns , unmul, its , unijoyo , unhas , unibraw , unpatti

TEKNIK KIMIA

Teknik Kimia mempelajari bagaimana mengolah suatu bahan mentah (minyak bumi, gas alam, nijih logam, non logam, pertanian, perkebunan, kehutanan, peternakan dan perikanan) menjadi produk yang berdaya guna melalui proses kimia atau fisika.
Kemampuan Penunjang :
• Matematika
• Kimia
• Fisika
• Bahasa inggris
• Kemampuan berkomunikasi dan berorganisasi, dll
Bidang Minat :
• Perancangan Alat & industry kimia
• Teknologi kimia hidrokarbon
• Teknologi proses bioteknologi
• Teknologi proses kimia
• Teknologi system & pengendalian proses kimia
Lapangan Kerja :
• Industry kimia yang menghasilkan produk seperti premium, solar, minyak tanah, pupuk, pakan, ternak, tekstil, plastik, cat, semen, kertas, tinta, gelas, deterjen, sabun, kosmetika, material untuk elektronika.
PTN Sasaran :
usu , unsyiah , itb , unri , untirta , unila , undip , uns , unimal, ugm , its

TEKNIK LINGKUNGAN

Teknik Lingkungan Mempelajari pengelolaan daur ulang sampah dan limbah, sanitasi lingkungan, pengelolaan air kotor industri untuk menciptakan lingkungan yang sehat.
Kemampuan Penunjang :
• Kimia
• biologi
Bidang Minat :
• Analisis mengenai dampak lingkungan
• Pengelolaan sampah & pencemaran lingkungan
• Penyaluran dan pengolahan air limbah & limbah bahan berbahaya dan beracun (B3
• Teknologi penyediaan & pengolahan air minum
Lapangan Kerja :
• Konsultan Lingkungan
• BAPENAS, BPPT
• PDAM
• LIPI
PTN Sasaran :
unand , itb , ui , undip , uns , unmul, its

TEKNIK MESIN

Teknik Mesin mempelajari konstruksi dan perancangan kerangka mesin, komponen, dsb. Pada jurusan ini juga dipelajari rekayasa mesin konversi energy untuk pembangkit tenaga listrik dengan berbagai bahan bakar dan teknik produksi dan assembling. Beberapa perguruan tinggi masih memasukkan rakayasa material (pembuatan material dengan sifat-sifat yang diinginkan seperti panas, tahan goncangan, tahan asam, dsb) ke dalam teknik mesin.
Kemampuan Penunjang :
• Fisika
• Matematika
• Kimia
• Bahasa asing
• Logika
Bidang Minat :
• Teknologi CAD, CAM & CFD
• Teknologi kendaraan motor bakar
• Teknologi optimasi system energy
• Teknologi otomasi dan robotika mesin
• Teknologi peralatan konstruksi
Lapangan Kerja :
• Bidang industry alat-alat bera
• Perawatan mesin
• Penguji specimen hasil produksi
• PLTA, PLTU, PLTG, BPPT, dll.
PTN Sasaran :
usu , unsyiah , itb , ui , untirta , unimal , unib , unila , unand, uns , undip , ugm , unibraw , unpatti , unud , unsrat , unhas , ui , undana

Teknik Metalaurgi

Teknik metalaurgi mempelajari perancangan material (bahan) yang mempunyai sifat yang khas yang berguna untuk industry, pertanian, persenjataan, dsb. Misalkan bahan (tidak hanya logam tetapi juga keramik, polimer, dll) yang tahan terhadap panas, asam, tahan goncangan, bahan yang ringan, dsb.
Kemampuan Penunjang :
• Fisika
• Matematika
• Kimia
Bidang Minat :
• Teknologi keramik, polimer, baja logam campuran, & komposit
• Teknologi pengolahan & pemberdayaan bahan sisa
• Teknologi permukaan, rekahan, & kerusakan logam
Lapangan Kerja :
• Peneliti pada lembaga geologi dan pertambangan nasional (LIPI, BPPT, dll)
• Ahli teknik
• Dosen, dll
PTN Sasaran :
ui , untirta , its

TEKNIK NUKLIR

Teknik Nuklir mempelajari tentang fisika inti terutama pada masalah radioaktifitas dan penggunaan radiasi nuklir untuk bidang pertanian, kedokteran, lingkungan, industry, dan reaktor nuklir
Kemampuan Penunjang :
• Fisika
• Kimia
Bidang Minat :
• Aplikasi teknologi nuklir untuk bidang kedokteran, industry makanan, industry logam, pertanian, perminyakan dan lingkungan.
• Teknologi reactor nuklir & PLTN
Lapangan Kerja :
• Peneliti di BATAN, BPPT, LIPI, Pertamina, dll
• Dosen
PTN Sasaran :
UGM

TEKNIK PENERBANGAN

Teknik penerbangan mencakup pengetahuan tentang analisis, perancangan dan operasi pesawat terbang dan wahana antariksa yang meliputi aspek-aspek aerodinamika struktur dan material, mekanika terbang, system pesawat dan system transportasi.
Kemampuan Penunjang :
• Fisika
• Matematika
Bidang Minat :
• Teknologi Aeorodinamika pesawat
• Teknologi astronautika
• Teknologi mesin jet & propulsi
• Teknologi system control pesawat
• Teknologi struktur pesawat
• Teknologi system transportasi & navigasi penerbangan
Lapangan Kerja :
• Konsultan di bidang industry penerbangan
• Pemerintahan (BPPT, Lapan, dll)
• Dosen
PTN Sasaran :
ITB

TEKNIK PENGAIRAN

Teknik Pengairan mempelajari tentang irigasi, drainasi, pengangkutan air oleh sungai, sedimentasi sungai, rekayasa sungai, sampai konstruksi bangunan di sungai seperti bendungan, dsb.
Kemampuan Penunjang :
• Fisika
• Matematika
Bidang Minat :
• Bangunan irigasi & konstruksi bendungan
• Menggambar konstruksi bangunan air
• Pengembangan sumber daya air
• Perencanaan & pengelolaan waduk
• Teknologi lingkungan & AMDAL Air
Lapangan Kerja :
• Konsultan
• Departemen perindustrian
• Dosen, dll.
PTN Sasaran :
UNIBRAW

TEKNIK PERMINYAKAN

Teknik Perminyakan mempelajari tentang eksplorasi minyak dan gas bumi dari analisa awal tentang keuntungan eksplorasi sampai pengolahan minyak menjadi bahan siap digunakan. Di jurusan ini akan banyak bertemu dengan materi fisika terutama fisika termodinamika dan hidrodinamika.
Kemampuan Penunjang :
• Fisika
• Matematika
• Logika
• Bahasa inggris
• Aplikasi komputer
Bidang Minat :
• Formasi & reservoir hidrokarbon
• Pengembangan energy panas bumi
• Perencanaan & peralatan operasi sumur minyak & gas bumi
• Teknik pengeboran sumur minyak dan gas bumi
Lapangan Kerja :
• Drilling Enginer di pengeboran minyak
• Production enginer
• Konsultan, dll
PTN Sasaran :
ITB

TEKNIK PERTAMBANGAN

Teknik Pertambangan mempelajari eksplorasi mineral bumi mulai dari analisa investasi sampai pengolahan bahan galian. Pengetahuan tentang struktur geologi penting dijurusan ini selain fisika yang berhubungan dengan sifat-sifat bumi.
Kemampuan Penunjang :
• Fisika
• Matematika
• Bahasa inggris
• Aplikasi computer
• Komunikasi dan organisasi
Bidang Minat :
• Teknologi eksplorasi pertambangan
• Teknologi metalurgi
• Teknologi pertambangan umum
Lapangan Kerja :
• Departemen Sumber Daya Mineral, P3TM (Pusat Penelitian Pengembangan Teknologi Mineral)
• Praktisi
PTN Sasaran :
unsri , unmul , itb , unhas

TEKNIK SIPIL

Teknik Sipil mempelajari perencanaan lengkap konstruksi bangunan, jembatan, gedung, jalan, dsb. Selain itu, sarjana teknik sipil juga diajarkan pelaksanaan pengawasan dan pengelolaan bangunan. Belajar di jurusan ini akan dusuguhi pelajaran fisika, terutama fisika keseimbangan dan mekanika selain matematika statistic.
Kemampuan Penunjang :
• Fisika
• Matematika
• Bahasa inggris
• Senang bekerja lapangan
• Kreatif
• Mampu bekerja sama
Bidang Minat :
• Teknologi konstruksi
• Teknologi lingkungan
• Teknologi struktur
• Teknologi sumber daya air (hidrologi)
• Teknologi transportasi
Lapangan Kerja :
• Kontraktor
• Konsultan
• Penyedia bahan bangunan
• Perusahaan industry (baja, semen, dll)
• Dosen
PTN Sasaran :
UNSYIAH USU UNTAN UNSRI UNIB UNRI UNILA UNND UI UNTIRTA ITB UNIMAL
UNS UNDIP UGM UNLUM UNPAR UNSOED UNMUL
UNIBRAW UNUD UNTAD UNSRAT UNRAM UNHAS UNHALU UNEJ UNDANA ITS UNKHAIR

TEKNIK SISTEM PERKAPALAN

Teknik Sistem Perkapalan mempelajari tentang system penggerak kapal, pengendalian kapal, komunikasi pada perkapalan, dan system pipa dan pompa pada perkapalan.
Kemampuan Penunjang :
• Fisika
• Matematika
Bidang Minat :
• Sistem perpipaan & instalasi listrik kapal
• Sistem penggerak utama & transmisi kapal
• Sistem kontrol & monitoring kapal
Lapangan Kerja :
• Konsultan
• Ahli teknik perkapalan
• Peneliti,dll.
PTN Sasaran :
ui , its , undip , unhas , unpatti

TEKNOLOGI HASIL TERNAK

Teknologi Hasil Ternak mempelajari tentang sifat-sifat fisik dan kimia komoditi hasil ternak (ternak potong, ternak perah, dan unggas), aspek-aspek sehubungan dengan perlingungan konsumen terhadap penurunan kualitas hasil ternak, prinsip dasar pengujian kualitas, dan penanggulangan penurunan mutu hasil ternak
Kemampuan Penunjang :
• Biologi
• Kimia
Bidang Minat :
• Ilmu & Teknik Pengolahan Susu
• Teknologi pangan & Gizi Hasil Ternak
• Ilmu & Teknik Pemotongan Ternak
• Ilmu & Teknik Pengolahan Daging & Telur Unggas
Lapangan Kerja :
• Pengolahan bahan makanan
• Dosen, dll.
PTN Sasaran :
unand , undip , undip , ugm , Unibraw , Unhas , Unsrat , Unram

TEKNOLOGI HASIL HUTAN

Teknologi Hasil Hutan mempelajari tentang budidaya hutan berupa kayu dan nonkayu, sifat-sifat kimia dan fisika kayu, pengeringan, pengawetan, permesinan kayu, pengetahuan tentang pulp dan produksi kertas.
Kemampuan Penunjang :
• Biologi
Bidang Minat :
• Biokomposit & Kimia Hasil Hutan
• Ekonomi Industri Hasil Hutan
• Teknologi Pemanenan Hasil Hutan
• Teknologi Pemrosesan & Pemanfaatan Kayu Padat
Lapangan Kerja :
• Departemen kehutanan
• Industry pengolahan kayu
• Pabrik, kertas, dll
PTN Sasaran :
USU IPB UNTAN UGM UNLAM UNPAR UNMUL UNHAS UNPATTI UNIPA

TEKNOLOGI HASIL PERIKANAN

Teknologi Hasil Perikanan mempelajari tentang budidaya ikan, meliputi reproduksi ikan, penangkapan ikan, penanganan hasil perikanan, pengawetan ikan, dan manajemen agribisnis ikan.
Kemampuan Penunjang :
• Biologi
• Kimia
Bidang Minat :
• Bioteknologi Hasil Laut
• Industry pangan hasil Perikanan
• Teknologi & Tataniaga Hasil Perikanan
• Teknik Laboratotium Industri Hasil Perikanan
• Teknologi Rekayasa Pengelolaan &Penganekaragaman Hasil Perikanan
Lapangan Kerja :
• Departemen pertanian
• Perusahaan budidaya ikan
• Perusahaan penangkapan ikan
PTN Sasaran :
UNRI UNSRI UNDIP UGM UNLAM UNIBRAW UNSRAT UNPATTI

TEKNOLOGI HASIL PERTANIAN

Teknologi Hasil Pertanian mempelajari tentang pengelolaan bahan pangan (daging, sayur, buah-buahan, biji-bijian) juga aspek-aspek mengenai kue, roti, susu, coklat, kembang gula, pengawasan mutu, gizi, & penanggulangan limbah.
Kemampuan Penunjang :
• Biologi
• Kimia
Bidang Minat :
• Teknologi pengawasan dan pengawetan hasil panen
• Teknologi pengolahan pasca panen tanaman pangan & perkebunan
• Teknologi tanaman bahan serat
Lapangan Kerja :
• Pabrik pengolahan makanan
• Dosen, dll.
PTN Sasaran :
UNSYIAH, USU, UNAND, UNRI, UNJA, UNSRI, UNILA
UNSOED, UNS, UNLAM
UNIBRAW, UNEJ, UNUD, UNRAM, UNHAS, UNSRAT, UNPATTI, UNIPA

TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN

Teknologi Industri Pertanian mempelajari tentang perancangan system terpadu untuk meningkatkan produktivitas pertanian, efisiensi, proses pertanian, dan pemasaran produk pertanian.
Kemampuan Penunjang :
• Kimia
• Manajemen
Bidang Minat :
• Teknologi industry mikrobiologi
• System industry hasil hasil tanaman pangan & perkebunan
• System industry peralatan & mesin pertanian
Lapangan Kerja :
• Departemen Pertanian
• PT Perkebunan (PTP)
• Perusahaan Swasta bidang pertanian
PTN Sasaran :
UNIB , IPB , UGM , unijoyo , unibraw , unud

TEKNOLOGI PANGAN

Teknologi Pangan mempelajari tentang pengelolaan bahan pangan (daging, sayur-mayur, buah-buahan, biji-bijian) juga aspek-aspek mengenai kue, roti, susu, cokelat, kembang gula, pengawasan mutu, gizi, dan penanggulangan limbah.
Kemampuan Penunjang :
• Biologi
• Kimia
Bidang Minat :
• Desain & model industry pangan
• Pemasaran hasil industry pangan
• Teknologi fermentasi
• Teknologi pengemasan pangan
• Teknologi pengolahan hasil perkebunan, hortilkultura, & perairan
• Teknologi pengolahan susu
Lapangan Kerja :
• Pabrik pengolahan makanan
PTN Sasaran :
IPB , UNPAD

TEKNOLOGI PENDIDIKAN

Teknologi Pendidikan mengkaji tentang media dan pengembangan media pembelajaran teknologi komunikasi dalam pendidikan, pembelajaran berasas computer, pengembangan media sederhana, grafis, foto, audio, sound slide, TV, system informasi pendidikan.
Kemampuan Penunjang :
• Computer
• Kemampuan menulis
• Kemampuan logika
• Berfikir bebas
Lapangan Kerja :
• Depdiknas dan lembaga diklat di luar depdiknas
• Pemerintah maupun swasta seperti Depnaker, Pariwisata, Industri, Depsos, TNI/Polri, BPPN, dll.
PTN Sasaran :
UNP, UNJ, UPI, UNNES, UNY, UNESA, UN, UNM, UPG

BIOKIMIA

Biokimia merupakan salah satu cabang dari bidang biologi. Ilmu biokimia adalah ilmu yang mempelajari tentang peranan berbagai molekul dalam reaksi kimia dan proses yang berlangsung dalam makhluk hidup. Jangkauan ilmu biokimia sangat luas sesuai dengan kehidupan itu sendiri. Ilmu biokimia tidak hanya mempelajari proses pada organism mulai dari yang sederahana sampai dengan yang kompleks. Biokimia dibagi menjadi 4 mata ajaran utama yaitu : Protein, DNA & Ekspresi genetic, Membran & Komunikasi antarsel, dan transduksi energy & metabolisme
Kemampuan Penunjang :
• Menyenangi ilmu biologi dan kimia. Karena banyak kegiatan dilapangan dan laboratorium, maka harus memiliki jiwa teliti, sabar, tekun, dan tidak buta warna.
Lapangan Kerja :
• Di industry makanan dan minuman
• Industry farmakologi
• Peternakan
• Pertanian
• Kehutanan
• Peneliti di LIPI, LBN, Biotrop, Depkes, Rumah Sakit, industry, Farmasi, Kosmetika, Bahan makanan, depkes, dll
• Dosen, etc.
PTN Sasaran :
ipb

FISIKA

Fisika jurusan ini melakukan kajian dan pengembangan ilmu fisika murni, fisika inti, fisika modern, elektronika, instrumentasi, geofisis, dan optik.
Kemampuan Penunjang :
• Diperlukan daya analisis yang kuat, menguasai matematika, harus tekun, sabar, teliti, dan banyak praktikum di laboratorium.
Bidang Minat :
• Elektronika dan instrumentasi
• Fisika atom dan nuklir
• Fisika Material
• Fisika Medis
• Fisika Optik
• Fisika teoritis
• Fisika zat padat
• Geofisika (fisika bumi)
Lapangan Kerja :
• BATAN
• LAPAN
• BPPT
• PPIPTEK
• P3FT
• Perusahaan minyak seperti Caltex, Union, Oil,dll
• Dosen, etc.
PTN Sasaran :
Unsyiah, unimed, usu, unnp, unand, unri, unsri, unib, unila, unj, ui, uin Jakarta, IPB, upi, ITB, Unpad, untan
Uin kalijaga, unnes, undip, uns, uny, ugm, unmul
Unnesa, ITS, unair, um, unibraw, unej, unud, undana, unm, unhas, untad, unhalu, unima, unsrat, unpati, uncen, unipa, uin malang, uin makasar.

MATEMATATIKA

Matematika memiliki konsep-konsep dasar yang berhubungan untuk pengembangan matematika baik sebagai ilmu maupun sebagai alat untuk pengembangan ilmu-ilmu lain seperti fisika, kimia, biologi, teknik, ekonomi, dll. Di dalam matematika terdapat beberapa kelompok ilmu yaitu Analisis, Aljabar, Statistika, Geometri, Matematika terapan, dan computer. Sebagai ilmu terapan, matematika sangat bermanfaat bagi pengembangan ilmu-ilmu lain. Banyak masalah diluar bidang matematika seperti fisika, teknik, dan ekonomi yang dapat diselesaikan dengan mengubah permasalahan ke dalam suatu model matematika. Perkembangan teknologi tidak akan berkembang pesat, jika matematika tidak berpartisipasi di dalamnya.
Kemampuan Penunjang :
• Untuk menjadi mahasiswa matematika membutuhkan kemampuan logika sebagai syarat utama. Dalam belajar matematika sangat diperlukan kerajinan yang tinggi dan mempunyai kesukaan terhadap matematika.
Bidang Minat :
• Aljabar & geometri
• Matematika Analisis
• Matematika komputasi (computer)
• Matematika murni
• Matematika terapan
• Statistika
Lapangan Kerja :
• Pemerintah (BATAN, LAPAN, Dinas PU, DEPTEN, HANKAM, LIPI, BPPT, Bakorsultanal, dll.)
• Perusahaan computer
• Perusahaan minyak
• Bank
• Dosen, etc.
PTN Sasaran :
Unsyiah, Unimed, Usu, Unp, Unand, Unri, Unsri, Unib, Unila, Unj, Ui, Uin Jakarta, Ipb, Upi, Itb, UNPAD, Untan, Uin Riau, Uin Bandung
Uin Kalijaga, Unsoed, Unnes, Undip, Uns, Uny, Ugm, Unlam
Unesa, Its, unair, Um, Unibraw, Unej, Unud, Undana, Unm, Unhas, Untad, Unhalu, Unsrat, Unpati, Uncen, Unipa, Uin malang, Uin makasar

BIOLOGI

Biologi jurusan ini melakukan objek kajian pada pengembangan sumber daya hayati dan akhir-akhir ini dikembangkan perekayasaan biologi (bioteknologi). Ada 6 garis besar pembagian ilmu di jurusan biologi yaitu meliputi ekologi dan pencemaran lingkungan, genetika, mikrobiologi, biokimia, kultur jaringan, serta struktur dan morfologi tumbuhan dan hewan. Biologi merupakan landasan dari ilmu-ilmu terapan seperti kedokteran, pertanian, peternakan, perikananm kehutanan, dan farmasi, sehingga seorang biolog dapat berpartisipasi pada ilmu-ilmu tersebut.
Kemampuan Penunjang :
• Karena banyak kegiatan dilapangan dan di laboraturiaom, maka harus memiliki jiwa tekun, teliti, sabar, dan tidak buta warna.
Bidang Minat :
• Biomanajemen
• Biosains
• Bioteknologi
• Botani
• Ekologi dan Biologi lingkungan
• Genetika
• Mikrobiologi
• Taksonomi
• Zoology
Lapangan Kerja :
• Industry makanan dan minuman
• Industry farmakologi
• Peternakan
• Pertanian, kehutanan
• Peneliti di LIPI, LBN, Biotrop, Depkes, etc.
PTN Sasaran :
Unsyiah, unimed, usu, unp, unand, unri, unsri, unib, unila, unj, ui, uin Jakarta, IPB, UPI, Unpad, ITB, untan, uin bandung.
Uin kalijaga, unsoed, unnes, undip, uny, uns, ugm, unlam, unmul
Unesa, ITS, unair, um, unibraw, unej, unud, unram, undana, unm, unhas, unhalu, unima, unsrat, unpati, uncen, unipa, uin malang, uin makasar

STATISTIKA

Statistika menganalisis data menggunakan teknik-tiknik statistika meliputi perhitungan yang didukung dengan cara ilmiah untuk mengumpulkan, menabulasi, menggolong-golongkan hingga dapat diartikan.
Kemampuan Penunjang :
• Statistika
Bidang Minat :
• Analists & Perancangan survey
• Metode Numerik & riset Operasi
• Metode simulasi & Pemodelan matematika
• Metode statistic riset pemasaran
• Pengendalian Mutu & Kelayakan
Lapangan Kerja :
• Pusat dan penelitian berbagai instansi
PTN Sasaran :
ipb , undip , unpad , ugm , its , unmul , unibraw , unhas

KIMIA

Kimia merupakan ilmu sejumlah aspek bahan kimia, seperti susunan bahan kimia dan cirri atau sifat bahan kimia yang ditentukan oleh komposisinya. Bagian penting dari ilmu kimia adalah studi reaksi kimia. Bidang kajian ilmu kimia yaitu kimia organik, kimia analitik, dan kimia fisika.
Kemampuan Penunjang :
• Karena banyak kegiatan di laboratorium maka harus memiliki jiwa peneliti yaitu, mempunyai rasa ingin tahu yang besar, tekun, teliti, sabar, dan tidak buta warna.
Bidang Minat :
• Biokimia
• Kimia analitik
• Kimia fisika
• Kimia karbon
• Kimia Organik
Lapangan Kerja :
• Industri makanan dan minuman
• Industri farmakologi
• Peneliti di LIPI, LBN, Biotrop, Depkes, Rumah Sakit, Industri, Farmasi, kosmetika
• Depkes
• Peneliti
• Dosen,etc
PTN Sasaran :
Unsyiah, unimed, usu, unp, unand, unri, unsri, unib, unila, unj, ui, uin Jakarta, IPB, upi, Unpad, ITB, untan
Uin kalijaga, unsoed, unnes, undip, uns, uny, ugm, unlam, unmul
Unesa, ITS, unair, um, unibraw, unej, unud, undana, unm, unhas, uin malang, untad, unhalu, unima, unsrat, unpati, uncen, unipa, uin makasar

FARMASI

Farmasi jurusan ini mempelajari senyawa kimia, kesehatan manusia, farmakologi, kimia lingkungan, biologi molekuler, pembuatan obat, teknik meracik obat. Dalam ilmu farmasi terdapat 4 bidang kajian yaitu :
• Farmasi klinik ; mempelajari tentang kesehatan dan jenis obat yang sesuai.
• Farmasi industri ; memperlajari bagaimana membuat dan meracik obat
• Farmasi sains ; mempelajari proses dan pengembangan senyawa obat baru, sintesis obat, optimasi penggunaan obat, dan analisis terhadap senyawa lainnya.
• Farmasi obat tradisisonal ; mempelajari secara empiric obat-obatan yang berasal dari alam dan hewan.
Kemampuan Penunjang :
• Senang dan familiar dengan kimia, fisika, biologi, dan matematika, karena sangat berhubungan dengan senyawa kimia, makhluk hidup dan persoalan mempertahankan hidup melalui suatu obat dan menganalisis sifat-sifat senyawa yang dikaitkan dengan hokum Newton – Thermodinamika dan yang pasti akan berhubungan dengan angka, misalnya menghitung dosis obat. Selain itu juga suka bekerja di laboratorium sehingga harus teliti, cermat, dan mampu menghafal serta mampu menganalisa suatu permasalahan mennyangkut komposisi obat mana yang tepat.
Bidang Minat :
• Biofarmasi
• Farmasetika
• Farmasi klinik
• Kimia farmasi
• Program Apoteker
Lapangan Kerja :
• Sebagai Apoteker
• Rumah sakit
• Industry farmasi
• Kosmetika
• Bahan makanan
• Depkes
• Peneliti
• Dosen, etc.
PTN Sasaran :
Usu, unand, ui, itb, unpad
Unlam
Unair, unej, unhas, unud, uin makasar

GEOFISIKA

Geofisika merupakan ilmu yang mempelajari dan menelaah tentang struktur bawah permukaan bumi untuk mengetahui kandungan mineral di dalam bumi dengan menggunakan pengukuran, hokum, metode, dan analisis, fisik serta pemodelan matematika untuk mengeksplorasi dan menganilis struktur dinamik bumi dengan tujuan mencari mineral-mineral yang berguna bagi kehidupan manusia.
Kemampuan Penunjang :
• Diperlukan dasar ilmu yang kuat bidang studi fisika dan matematika, buku-buku untuk jurusan geofisika umumnya menggunakan bahasa inggris. Banyak penelitian di lapangan.
Bidang Minat :
• Instrumentasi geofisika
• Geofisika Lingkungan
• Geofisika Numerik & Komputasi
• Metode Geofisika Eksplorasi
• Pemrosesan & pemodelan Data Geofisika
Lapangan Kerja :
• Perusahaan minyak seperti pertamina, Caltex, mobil oil, schlumberger, peneliti di direktorat minyak bumi gas
• Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG)
• Direktorat Vulkanologi, etc.
PTN Sasaran :
itb , ugm , unhas

METEOROLOGI

Meteorologi adalah ilmu terapan yang berbasis matematika dan fisika yang mengkaji fenomena dan proses yang terjadi di atmosfer. Hasil proses data meteorologi dalam aplikasi skala global dimanfaatkan dalam klimatologi yang menjelaskan berbagai fenomena dan gejala atmosfer jangka panjang. Kondisi meteorology wilayah Indonesia tergolong unik, karena di samping merupakan Negara kepulauan namun juga berfungsi sebagai benua maritim yang sangat dipengaruhi oleh perubahan-perubahan kondisi cuaca dan iklimregional dikawasan benua asia dan Australia, serta samudera hindia dan pasifik.
Kemampuan Penunjang :
• Dasar-dasar dari ilmu meteorology yaitu ilmu matematika dan fisika sehingga diperlukan kemampuan logika dan rasas ingin tahu yang besar karena banyak kegiatan yang berkaitan dengan laboratorium, serta mampu berbahasa inggris karena buku-buku referensi kuliah banyak menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa pengantar.
Bidang Minat :
• Hidrometeorologi
• Klimatologi (ilmu cuaca)
• Meteorologi pengamatan cuaca
• Meteorologi pertanian & Lingkungan
• Meteorologi satelit
Lapangan Kerja :
• Jurusan meteorologi dapat bekerja di Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG)
• LAPAN
• Angkatan Laut
• Dephub
• Dephankam
• BPPT
• Perusahaan penerbangan seperti GIA, Merpati, etc
PTN Sasaran :
ipb , itb

GEOGRAFI
Geografi secara umum mempelajari permukaan bumi sebagai lingkungan hidup manusia yang mengkaji populasi dan pemanfaatan segala kekayaan bumi, mengkaji peristiwa-peristiwa alam seperti iklim serta mengkaji interaksi-interaksi manusia dengan lingkungannya. Selain itu, dipelajari juga tentang fenomena-fenomena alam yang ada, bagian-bagian dari bumi termasuk materi pendukungnya seperti lapisan bumi,dll.
Kemampuan Penunjang :
• Diperlukan dasar-dasar ilmu kealaman, mempunyai ketahanan fisik yang kuat, rajin, cermat, dalam melakukan praktikum di laboratorium, banyak penelitian di lapangan.
Bidang Minat :
• Geografi Fisik & Lingkungan
• Geografi Wilayah & Regional Negara
• Geografi Manusia / Kependudukan
• System informasi Geografis, Kartografi, & Penginderaan Jarak Jauh
Lapangan Kerja :
• Di instansi pemerintah seperti dinas PU, BPN, BKKBN, Dispenda, dan Biro Pusat Statistik (BPS)
• Dosen, etc.
PTN Sasaran